Penjelasan Tafsir Jalalain: Q.S. Nuh ayat 1 – 4

Kerasulan Nuh a.s. 

  1. Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan memerintahkan): “Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih”,
  2. Nuh berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu,
  3. (yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku,
  4. niscaya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan, kalau kamu mengetahui”.
1. (Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, dengan memerintahkan, berilah peringatan) dengan memperingatkan (kepada kaummu sebelum datang kepada mereka) jika mereka tetap tidak mau beriman (azab yang pedih) siksaan yang menyakitkan di dunia dan akhirat.

Allah s.w.t mengutus Nabi Nuh a.s dan memerintahkannya untuk memberi peringatan kepada kaumnya tentang siksaan yang sangat pedih baik di dunia maupun di akhirat, jika mereka tidak mau beriman. 

Dalam Tafsir Showi dijelaskan bahwa Nabi Nuh a.s diutus oleh Allah s.w.t kepada seluruh penduduk bumi yang hidup pada masa itu. Beliau hidup di tengah-tengah mereka selama 950 tahun – yang diketahui sebagai waktu terlama masa hidup manusia sepanjang sejarah. Nuh mendapatkan tugas khusus untuk mengoreksi kondisi sosial masyarakat yang mulai melenceng dari ajaran nenek moyang mereka, Adam a.s. Diketahui, saat itu umat manusia, untuk pertama kalinya, terperangkan dalam jurang syirik. 

Continue reading