Sains dan Ateisme

sumber: un2mu.wordpress.com

sumber: un2mu.wordpress.com

Ada beberapa alasan mengapa kaum ateis memilih untuk tidak mempercayai adanya Tuhan. Salah satunya adalah karena sains. Setelah bergelut lama dengan sains, mereka (kaum ateis) sadar bahwa alam semesta bekerja sesuai dengan fitrahnya dengan begitu sempurna. Matahari menyinari alam semesta, tumbuhan mengeluarkan oksigen di pagi hari dan karbondioksida di malam hari, bumi mengitari matahari pada porosnya, dan fenomena alam lainnya. Mereka berkeyakinan bahwa alam memiliki kekuatan untuk mengatur diri mereka sendiri tanpa adanya campur tangan dzat yang kaum beragama sebut sebagai Tuhan.

Continue reading

Advertisements

Atheis

hehemahita.wordpress.com

hehemahita.wordpress.com

Baru-baru ini dalam ceramahnya di Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles, Stephen Hawking, ilmuwan kenamaan asal Inggris, mengatakan bahwa setelah kematian tidak akan ada kehidupan. Manusia tidak akan menemukan apa yang orang beragama katakan ‘surga’ atau ‘neraka’. Dia menganalogikan manusia yang meninggal bak komputer yang mengalami korsleting karena beberapa kabelnya putus.  Tidak ada ‘balasan’ atau ‘hukuman’ atas apa yang manusia kerjakan di dunia.

Lebih jauh lagi dia memaparkan bahwa bumi ini tidak ada awalnya, dan juga tidak ada akhirnya. Dia juga menasehati kalau misalnya manusia mau tetap survive, tidak punah seperti beberapa spesies hewan dan tumbuhan, maka mereka harus mencari tempat berlindung di luar bumi. Manusia harus bermigrasi ke planet lain. Jika hal ini gagal, punahlah manusia selayaknya dinasaurus.

Continue reading