Apakah orang beriman sama dengan orang kafir?

muslimobsession.com


Inspirasi al-Quran Q.S. Al-Qalam (68: 34-43)

DALAM sebuah video wawancara yang dilakukan oleh salah satu Vlogger berkebangsaan Indonesia yang sedang studi di Jerman memperlihatkan kepercayaan salah seorang penganut Protestan yang berpendapat bahwa mereka akan baik-baik saja di akhirat meskipun selama di dunia tidak pernah mau melaksanakan titah Tuhan Yang Maha Kuasa yang termaktub dalam kitab suci dan hadis Rasul.

Mereka melihat bahwa kenyamanan hidup di dunia menjadi jaminan bahwa mereka juga akan hidup bahagia di akhirat kelak. Mereka tak percaya dengan pedihnya siksa neraka seperti yang jamak terdengar di telinga kita.

Ternyata kejadian ini juga pernah terjadi di zaman Rasul saw, di mana kaum Pagan Arab merasa yakin bahwasanya mereka akan mengecap nikmatnya surga seperti halnya mereka bisa menikmati kehidupan di dunia.

Mereka berkeyakinan tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang kehidupan akhirat. Selama ini, mereka mampu untuk hidup nyaman di dunia. Hal itu akan menjadi jaminan bahwasanya mereka akan hidup bahagia di akhirat, tanpa perlu mengikuti risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw.

Namun, pendapat tersebut dibantah oleh Allah swt melalui Q.S. Al-Qalam (68: 34-43).

Allah swt bersabda bahwasanya nikmat surga adalah eksklusif bagi orang-orang yang bertakwa, “Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.” (Q.S. 68: 34)

Dia swt juga menyangkal bahwasanya derajat umat Islam sama dengan orang-orang yang selalu berbuat dosa, “Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir)?” (Q.S. 68: 35)

Lalu Allah swt menantang pijakan kaum kafir yang menganggap bahwa mereka akan baik-bak saja di akhirat kelak,

“Atau adakah kamu (berbuat demikian): bagaimanakah kamu mengambil keputusan? Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu membacanya? Bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu. Atau apakah kamu memperoleh janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)? Tanyakanlah kepada mereka: “Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil itu?” Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka adalah orang-orang yang benar.” (Q.S. 68: 36 – 41).

Terakhir, Allah swt memastikan bahwa orang kafir akan mendapatkan kehinaan di akhirat kelak,

“Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa, (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera..” (Q.S. 68: 42 – 43)

Semoga Allah swt membimbing kita pada jalan keselamatan. Aamiin. []

Advertisements