Ukuran Kemuliaan 

Kemuliaan (Ilustrasi)/Pinterest

Dalam Islam, kelapangan harta tidak mesti ekuivalen dengan kemuliaan. Bisa jadi keadaan tersebut justru menjadi alat bagi Allah untuk “menjerumuskan” manusia-manusia pembangkang pada jurang kehinaan. Hal ini tertutama ditujukkan bagi orang-orang yang enggan mengakui kebesaran Tuhan, meskipun telah dianugerahi oleh-Nya kenikmatan yang sangat besar. 

Continue reading

Api Tauhid yang Tetap Menyala

Biarkan api tauhid tetap menyala. (Pinterest)

APA jadinya jika kita mengajak orang lain kepada kebenaran, tetapi mereka menolak untuk mengikuti jalan tersebut, bahkan mengolok-olok usaha kita? Itulah yang dialami oleh Nabi Nuh a.s. ketika ditugaskan oleh Allah s.w.t. untuk mendakwahi suatu kaum yang untuk pertama kalinya melenceng dari ajaran tauhid. 

Tentunya kita akan merasa sedih, terhina bahkan merasa tidak dihargai. Ajakan kepada kebaikan dibalas dengan penistaan. Namun, itulah fitrah dari perjuangan: senantiasa penuh dengan cabaran dan tantangan, yang seringkali, jika kita tidak memiliki keyakinan yang kuat, akan membuat kita menyingkir dan memilih untuk berhenti dari medan perjuangan. 

Yang perlu kita lakukan adalah menyerahkan semua ini kepada Zat Yang Maha membolak-balikan hati, karena sejatinya, hidayah dari-Nya adalah satu-satunya faktor yang dapat membukakan pikiran mereka. Mengeluhlah kepada Allah dalam shalat-shalat kita, tentang beratnya perjuangan ini, Insya Allah, Dia akan memberikan jalan terang. 

Memang, Nuh tidak mampu berbuat banyak tatkala mengajak kaumnya untuk mengikuti jalan yang lurus, akan tetapi suksesornya, Nabi Muhammad s.a.w. berhasil menambalnya. Kini kita melihat api tauhid masih tetap menyala di muka bumi, dan tugas kita untuk terus menjaganya agar tidak padam. []

Menikmati Usaha

TUHAN tidak pernah meminta kita menang, tapi menyuruh kita untuk berjuang; menggunakan semua sumber daya yang kita punya untuk meraih apa yang hendak dicapai. 

Tentu, ini tidak untuk dijadikan apologi bagi kekalahan yang terus menerus kita dapatkan, sehingga kita lengah untuk melakukan evaluasi. Bagian akhir dari perjuangan yaitu evaluasi program adalah salah satu kegiatan yang tidak terpisahkan dari usaha kita untuk meraih tujuan-tujuan perjuangan. 

Continue reading

Tuhan yang Kejam

ADA anggapan bahwa Tuhan itu kejam karena telah menyiapkan neraka bagi makhluk-Nya yang enggan beriman kepada-Nya dan mentaati semua peraturan yang disampaikan oleh wakil-wakil-Nya di muka bumi. Bagaimana tidak? Neraka dianggap sebagai sejelek-jeleknya tempat untuk balas dendam atas kelalaian umat manusia dalam mematuhi titah yang diberikan Tuhan selama hidup di dunia. 

Asumsi ini banyak membawa orang pada ateisme, atau setidaknya agnostisisme; mereka tidak mau melirik ajakan Tuhan, dan berlari dari panggilan agama. Mereka lebih memilih menjadi pemikir bebas dan terlepas dari “belenggu” konsep Tuhan dan seperangkat aturan yang dibalut dalam baju agama. 

Lalu, apakah memang benar bahwa Tuhan itu kejam? 

Continue reading

Wujud Tuhan

BAGAIMANA Tuhan menerangkan umat manusia bahwasanya Dia itu ada, sedangkan Dia tidak pernah wujud secara langsung di hadapan mereka? 

Tuhan “hadir” melalui rangkaian ciptaan-Nya yang sempurna; manusia yang tercipta melalui tahapan-tahapan yang jelas, langit yang diciptakan bertingkat-tingkat tapi tidak pernah saling bertabrakan, bumi yang terhampar luas dan tersedia untuk kesejahteraan manusia. Makhluk-makhluk ini merefleksikan keagungan dan kedigdayaan Tuhan. 

Continue reading

Ayat-ayat Semesta

Alam semesta (Pinterest)

Sinopsis

Di dalam Al-Quran terdapat ayat-ayat yang membicarakan alam semesta. Tujuannya adalah untuk menggugah akal para pembaca agar kagum terhadap kesempurnaan ciptaan Tuhan sehingga akan muncul benih-benih keimanan. Namun, para ulama berbeda pendapat bagaimana menyikapi ayat-ayat tersebut; apakah mereka bisa dijadikan sumber ilmu pengetahuan? Atau tidak boleh, karena ilmu pengetahuan sifatnya dinamis, sehingga bisa jadi kebenaran sekarang dikoreksi di kemudian hari? Jika begitu, apakah kredibilitas Al-Quran kemudian akan dipertanyakan? Lalu, bagaimana jika terdapat kontradiksi antara penafsiran keliru tentang Al-Quran dengan temuan ilmiah yang sudah disepakati secara umum, seperti pada kasus bumi datar (flat earth)?

Continue reading

Keragaman Strategi Dakwah

Bahtera Nabi Nuh a.s. (Pinterest)

Inspirasi Al-Quran Surat Nuh ayat 5 – 9.

PERJUANGAN menyiarkan ajaran agama Islam memerlukan berbagai macam cara yang disesuaikan dengan konteks, karakteristik objek dakwah, dan timing yang tepat. Para rasul telah memberikan contoh tentang ini. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Nabi Nuh alaihissalam. 

Continue reading

Tadabbur Penciptaan Alam Semesta

 

Inspirasi ayat Al-Quran: Q.S. Nuh ayat 13-20

Salah satu cara mengagungkan Allah s.w.t adalah dengan beriman kepada-Nya serta tunduk kepada seluruh aturan yang telah ditetapkan-Nya melalui perantara para rasul di muka bumi. 

Allah s.w.t telah memberikan banyak bukti, betapa Dia memang Tuhan yang layak disembah, bukan berhala-berhala yang tidak berdaya itu, atau manusia-manusia saleh yang “diangkat” menjadi tuhan oleh segelintir manusia. Dia memiliki keagungan yang tidak dimiliki oleh zat selain diri-Nya, laitsa kamitslihi syaiun, tak ada sesuatu apapun yang menyerupai-Nya. 

Continue reading

Jalan Ruhani seorang Pendidik: Belajar dari Kisah Nabi Nuh a.s.

Ilmuwan abad pertengahan (Pinterest)

Nuh berkata: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang,

maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran).

Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (kemukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat.

Q.S. Nuh ayat 5 – 7

….

DARI perjalanan dakwah Nuh a.s. kita bisa belajar bahwasanya seorang guru hendaknya memiliki relasi khusus dengan Tuhannya, di saat menjalankan misi mencerdaskan anak bangsa. 

Dulu Nabi Nuh a.s. sering mengadukan permasalahannya kepada Allah s.w.t ketika beliau merasa sudah sangat maksimal dalam mengemban tugas dakwah, akan tetapi kaumnya tidak juga mau mengikuti ajakan untuk beriman. Segala cara telah beliau lakukan, baik dengan dakwah sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Membujuk kaumnya dengan targhib dan mengancam dengan tarhib, sampai mengajak mereka berpikir dengan menghadirkan kekuasaan Allah s.w.t melalui ciptaan-Nya. Tapi sayang, umatnya tetap bergeming dalam kekufuran, dan yang bisa dilakukan oleh Nuh hanyalah mengadukan hal ini kepada Sang Maha Kuasa. 

Continue reading

Peserta Didik Sebagai Subjek dalam Proses Pendidikan: Perspektif Alquran

XIR218738 Ms 1671 A Shop Selling Different Merchandise, c.1580 (gouache on paper) by Islamic School, (16th century); Museo Correr, Venice, Italy; (add.info.: boutique avec toutes sortes de marchandises; street scene in Constantinople; Istanbul; market; merchant; ); out of copyright

SAAT ini, wacana pendidikan arus utama mendorong para pendidik untuk memosisikan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses pendidikan, bukan objek pasif. Beberapa istilah muncul dalam konteks ini, seperti Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA), student-centered learning, dan terma-terma lainnya yang mengindikasikan peran aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. 

Yang terbaru, di Indonesia, dalam penerapan Kurikulum 2013, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendorong para pendidik untuk menggunakan scientific approach sebagai pendekatan utama dalam kegiatan belajar mengajar. Pendekatan ini mengharuskan para siswa untuk aktif dalam menemukan (discover/inquire) poin-poin pengetahuan yang disampaikan di dalam kelas melalui kegiatan-kegiatan seperti bertanya, observasi, reasoning, dan menyimpulkan. Siswa tidak lagi dianggap sebagai gelas kosong yang diisi teko yang kemungkinan akan mbudal ketika gelas itu sudah penuh. 

Continue reading