Wujud Tuhan

BAGAIMANA Tuhan menerangkan umat manusia bahwasanya Dia itu ada, sedangkan Dia tidak pernah wujud secara langsung di hadapan mereka? 

Tuhan “hadir” melalui rangkaian ciptaan-Nya yang sempurna; manusia yang tercipta melalui tahapan-tahapan yang jelas, langit yang diciptakan bertingkat-tingkat tapi tidak pernah saling bertabrakan, bumi yang terhampar luas dan tersedia untuk kesejahteraan manusia. Makhluk-makhluk ini merefleksikan keagungan dan kedigdayaan Tuhan. 

Dengan penjelasan yang bertebaran di kitab suci tentang hal ini, Tuhan berharap manusia mampu menangkap makna dan mendorong manusia untuk melakukan penyelidikan terhadap alam semesta. Bahkan, Allah menantang mereka untuk menemukan celah kekurangan dalam penciptaan ini. Semakin mereka mencarinya, semakin mereka akan sadar bahwa penciptaan ini sangat sempurna. 

Baca juga: Ayat-ayat Semesta 

Proses penyelidikan ini diharapkan mampu membuka kesadaran manusia bahwa sesuatu yang dinamakan makhluk tidak mungkin mampu mengatur alam semesta. Pasti ada Zat transenden yang mengatur itu semua, dan itu di luar nalar kita. Hanya dari pemaparan wahyu-wahyu Tuhan yang disampaikan oleh manusia-manusia terpilih yang mampu memberitahu kita secara detail tentang Siapa yang bekerja di balik ciptaan yang sempurna ini. 

Tentu, banyak yang menolak dalil-dalil kreasionis seperti ini dan menganggap bahwa alam mampu mengatur dirinya sendiri. Dan pandangan ini akan ada dalam sepanjang sejarah umat manusia. [] 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s