Ayat-ayat Semesta

Alam semesta (Pinterest)

Sinopsis

Di dalam Al-Quran terdapat ayat-ayat yang membicarakan alam semesta. Tujuannya adalah untuk menggugah akal para pembaca agar kagum terhadap kesempurnaan ciptaan Tuhan sehingga akan muncul benih-benih keimanan. Namun, para ulama berbeda pendapat bagaimana menyikapi ayat-ayat tersebut; apakah mereka bisa dijadikan sumber ilmu pengetahuan? Atau tidak boleh, karena ilmu pengetahuan sifatnya dinamis, sehingga bisa jadi kebenaran sekarang dikoreksi di kemudian hari? Jika begitu, apakah kredibilitas Al-Quran kemudian akan dipertanyakan? Lalu, bagaimana jika terdapat kontradiksi antara penafsiran keliru tentang Al-Quran dengan temuan ilmiah yang sudah disepakati secara umum, seperti pada kasus bumi datar (flat earth)?

Continue reading

Keragaman Strategi Dakwah

Bahtera Nabi Nuh a.s. (Pinterest)

Inspirasi Al-Quran Surat Nuh ayat 5 – 9.

PERJUANGAN menyiarkan ajaran agama Islam memerlukan berbagai macam cara yang disesuaikan dengan konteks, karakteristik objek dakwah, dan timing yang tepat. Para rasul telah memberikan contoh tentang ini. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Nabi Nuh alaihissalam. 

Continue reading

Q.S. Nuh ayat 5 – 9: Variasi Metode Dakwah

Bahtera Nuh, saksi pembangkangan kaum Nuh. (Pinterest).

Perjuangan dakwah Nabi Nuh a.s. direspon dengan penolakan dari kaumnya. Namun, beliau tidak patah arang. Alih-alih menyerah, Nuh membuat variasi dalam metode dakwah sehingga diharapkan dapat diterima oleh kaumnya. Nuh membuat memadukan antara dakwah secara terang-terangan, dakwah personal dan percampuran antara kedua metode tersebut. Q.S. Nuh ayat 5 – 9 menceritakan tentang perjuangan Nuh dalam menyiasati penolakan yang dilancarkan oleh kaumnya. Meskipun sejarah mencatat bahwa kaumnya tetap tidak mau berpaling dari kekufuran.

Continue reading

Tadabbur Penciptaan Alam Semesta

 

Inspirasi ayat Al-Quran: Q.S. Nuh ayat 13-20

Salah satu cara mengagungkan Allah s.w.t adalah dengan beriman kepada-Nya serta tunduk kepada seluruh aturan yang telah ditetapkan-Nya melalui perantara para rasul di muka bumi. 

Allah s.w.t telah memberikan banyak bukti, betapa Dia memang Tuhan yang layak disembah, bukan berhala-berhala yang tidak berdaya itu, atau manusia-manusia saleh yang “diangkat” menjadi tuhan oleh segelintir manusia. Dia memiliki keagungan yang tidak dimiliki oleh zat selain diri-Nya, laitsa kamitslihi syaiun, tak ada sesuatu apapun yang menyerupai-Nya. 

Continue reading

Q.S. Nuh ayat 13-20: Ciptaan Tuhan Membawa kepada Keimanan

Penciptaan alam semesta seharusnya membawa seseorang pada keimanan (Pinterest).

Salah satu materi dakwah yang disampaikan oleh Nabi Nuh a.s. adalah tadabbur penciptaan alam semesta kepada kaumnya, sehingga diharapkan mereka dapat menjemput hidayah karenanya. Sayangnya, qodarullah, mereka enggan beriman dan tetap menolak semua argumen yang disampaikan oleh Nabi Nuh, sampai suatu saat Allah membinasakan mereka dengan azab banjir yang menenggelamkan semua penduduk bumi. Yang tersisa adalah mereka yang mengikuti jalan keimanan yang ditawarkan oleh Nuh a.s.

Continue reading

Jalan Ruhani seorang Pendidik: Belajar dari Kisah Nabi Nuh a.s.

Ilmuwan abad pertengahan (Pinterest)

Nuh berkata: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang,

maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran).

Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (kemukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat.

Q.S. Nuh ayat 5 – 7

….

DARI perjalanan dakwah Nuh a.s. kita bisa belajar bahwasanya seorang guru hendaknya memiliki relasi khusus dengan Tuhannya, di saat menjalankan misi mencerdaskan anak bangsa. 

Dulu Nabi Nuh a.s. sering mengadukan permasalahannya kepada Allah s.w.t ketika beliau merasa sudah sangat maksimal dalam mengemban tugas dakwah, akan tetapi kaumnya tidak juga mau mengikuti ajakan untuk beriman. Segala cara telah beliau lakukan, baik dengan dakwah sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Membujuk kaumnya dengan targhib dan mengancam dengan tarhib, sampai mengajak mereka berpikir dengan menghadirkan kekuasaan Allah s.w.t melalui ciptaan-Nya. Tapi sayang, umatnya tetap bergeming dalam kekufuran, dan yang bisa dilakukan oleh Nuh hanyalah mengadukan hal ini kepada Sang Maha Kuasa. 

Continue reading

Peserta Didik Sebagai Subjek dalam Proses Pendidikan: Perspektif Alquran

XIR218738 Ms 1671 A Shop Selling Different Merchandise, c.1580 (gouache on paper) by Islamic School, (16th century); Museo Correr, Venice, Italy; (add.info.: boutique avec toutes sortes de marchandises; street scene in Constantinople; Istanbul; market; merchant; ); out of copyright

SAAT ini, wacana pendidikan arus utama mendorong para pendidik untuk memosisikan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses pendidikan, bukan objek pasif. Beberapa istilah muncul dalam konteks ini, seperti Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA), student-centered learning, dan terma-terma lainnya yang mengindikasikan peran aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. 

Yang terbaru, di Indonesia, dalam penerapan Kurikulum 2013, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendorong para pendidik untuk menggunakan scientific approach sebagai pendekatan utama dalam kegiatan belajar mengajar. Pendekatan ini mengharuskan para siswa untuk aktif dalam menemukan (discover/inquire) poin-poin pengetahuan yang disampaikan di dalam kelas melalui kegiatan-kegiatan seperti bertanya, observasi, reasoning, dan menyimpulkan. Siswa tidak lagi dianggap sebagai gelas kosong yang diisi teko yang kemungkinan akan mbudal ketika gelas itu sudah penuh. 

Continue reading