Semua karena Allah

snopes.com

Dia lah yang melindungimu dari segala macam marabahaya. Ketika bahaya dan musibah datang, maka tidak ada satu tentara pun yang bisa menolong-Mu – entah itu hartamu, anak buahmu, bosmu, rakyatmu, keluargamu, doktermu dan yang lainnya – kecuali datang rahmat dan karunia-Nya.

Di negeri adidaya Amerika Serikat – yang konon memiliki sumber daya teknologi yang paling canggih di seantro jagad – ketika Allah swt mengirimkan Katrina, luluh lantak lah semua yang ada di bumi. Rumah rata dengan tanah. Mobil-mobil berterbangan. Kematian mengelilingi warganya. Namun sayang, mereka tetap menjadi orang-orang yang tertipu.

Siapa yang akan menurunkan hujan – apabila Dia tidak sudi untuk menurunkannya? Tidak ada seorang pun, hatta perkembangan teknologi ciptaan manusia. Hujan itulah yang menghidupi tumbuhan – yang mana kita bisa memakannya untuk bertahan hidup. Hujan jualah yang memberi minum hewan – yang mana itu adalah sumber kekuatan bagi kita. Namun, ketika Allah berkehendak untuk tidak menurunkan hujan, tidak ada seorang pun yang mampu menolaknya.

Lihatlah bagaimana ketika kekeringan melanda benua Afrika. Beribu hektar kebun tidak bernyawa. Ribuan hewan mati sia-sia. Manusia – dengan segala kecongkakannya – tidak berdaya untuk berbuat apa-apa. Namun, sayangnya, kebanyakan mereka tetap sombong dan tidak mau percaya. Enggan untuk mengambil pelajaran dari ini semua.

Semuanya karena Allah swt; baik itu berita baik maupun berita buruk. Maka, mengapa tetap berpaling dari-Nya? (*)

Inspirasi Ayat:

Al-Mulk (67, 20-21)

أَمَّنْ هَٰذَا الَّذِي هُوَ جُنْدٌ لَكُمْ يَنْصُرُكُمْ مِنْ دُونِ الرَّحْمَٰنِ ۚ إِنِ الْكَافِرُونَ إِلَّا فِي غُرُورٍ (*)أَمَّنْ هَٰذَا الَّذِي يَرْزُقُكُمْ إِنْ أَمْسَكَ رِزْقَهُ ۚ بَلْ لَجُّوا فِي عُتُوٍّ وَنُفُورٍ

Atau siapakah dia yang menjadi tentara bagimu yang akan menolongmu selain daripada Allah Yang Maha Pemurah? Orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah dalam (keadaan) tertipu. (*) Atau siapakah dia yang memberi kamu rezeki jika Allah menahan rezeki-Nya? Sebenarnya mereka terus menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri?

Advertisements