Balasan Setimpal – Kandungan Q.S. An-Naba’ ayat 21-30

kiamat1

Dalam Q.S. An-Nazi’aat 37-39 diungkapkan bahwa konsekuensi dari melanggar batas adalah neraka jahim. Lalu, dalam Q.S. An-Naba’ ayat 21-30 Allah menjelaskan gambaran dari siksaan bagi para penghuni neraka. Hal ini sengaja Dia paparkan sebagai peringatan dini bagi manusia yang memilih untuk melanggar batas dan kesengsrem dengan kehidupan dunia.

Dalam penggalan surat ini Allah swt kembali menegaskan bahwa neraka jahannam diperuntukan bagi thogiin (orang-orang yang melewati batas) atau sederhananya orang-orang durhaka. Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azharnya menandaskan bahwa thogiin itu adalah orang-orang yang tidak mau untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Allah melalui al-Quran dan al-Hadits. Itu termasuk orang kafir atau mungkin saja orang yang beriman tapi tidak mau menjalankan syariat-Nya (na’udzubillah).

Bahwasanya neraka jahannam selalu siap mengintai bagi orang-orang yang durhaka sehingga ketika hari kebangkitan tiba neraka akan menjadi tempat kembali bagi mereka. Lalu berapa lamakah mereka akan tinggal di dalamnya? Al-Quran menggunakan terminologi ahqoba’ yang merupakan jama’ dari huqban. Menurut Buya Hamka, huqban itu selama 80 tahun. Itu artinya mereka akan tinggal di dalam neraka kelipatan dari 80 tahun. Menyitir al-Qurthubi, Buya Hamka menyatakan bahwa mungkin ini adalah kiasan dari keadaan bahwa mereka akan tinggal di dalamnya untuk selama-lamanya.

Selanjutnya, Allah menggambarkan keadaan pedih yang akan mereka alami di dalam neraka. Para penghuni neraka tidak akan merasakan kesejukan dan minuman pelepas dahaga. Apabila mereka kehausan, yang akan mereka dapatkan adalah air mendidih dan nanah yang berasal dari luka para penghuni neraka. Anda bisa mengimajinasikan sendiri bagaimana pedihnya hidup di dalam neraka. Di dalam dunia saja ketika kita mau meminum air panas, maka kita akan mendinginkannya dengan mendiamkannya atau memasukkannya ke dalam lemari es. Di neraka, mereka dipaksa untuk meminum air mendidih yang tentunya bukan menghilangkan rasa haus, akan tetapi merusak tubuh yang sudah rusak.

***

Pedihnya siksaan neraka itu adalah balasan setimpal bagi para pelanggar batas yang tidak mau mendengar peringatan dengan tidak mempercayai akan adanya hari pembalasan dan tanda-tanda kekuasaan Allah swt yang begitu banyak. Allah sudah sangat baik dengan memberikan peringatan dini dalam kitab-Nya, namun ternyata masih banyak manusia yang tetap dalam pengingkarannya. Maka dengan sendirinya dia secara sadar memilih untuk menerima balasan setimpal di akhirat kelak berupa siksaan neraka yang begitu pedih. Wal ‘iyyad billah. Wallahu a’lam. (*)

 

Advertisements

One thought on “Balasan Setimpal – Kandungan Q.S. An-Naba’ ayat 21-30

  1. Pingback: Kenikmatan yang Mencukupi – Kandungan Q.S. An-Naba’ 31-36 | Komunitas Al-Muhajirin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s