Hidayah Allah

khairulalong.blogspot.com

khairulalong.blogspot.com

فَيُضِلُّ اللَّهُ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ

Seperti kata Rasululullah SAW, dunia ini adalah ladangnya akhirat, yang berarti bahwa dunia adalah tempat kita mempersiapkan bekal yang kita butuhkan di akhirat kelak. Bekal itu bukanlah harta benda, wanita atau yang lainnya, akan tetapi dia adalah amal ibadah kita, perbuatan baik kita dan segala hal yang kita lakukan atas dasar penghambaan kita pada Allah SWT. Ketika seluruh detik dalam hidup ini kita dedikasikan sebagai penghambaan pada Allah, maka itulah yang menemani kita untuk hidup selamat di akhirat kelak.

Apakah itu saja cukup? Ternyata, tidak. Amal ibadah kita belum tentu membawa kita pada keselamatan di akhirat nanti. Ada satu hal yang lebih penting dari itu, yaitu hidayatullah, hidayah dari Allah SWT.

Para sufi sering mengatakan bahwa keselamatan kita sangat bergantung dari kemurahan Allah dalam memberikan hidayah kepada kita. Ada orang yang tiap harinya diisi dengan ibadah, akan tetapi apabila Allah tidak mau memberikan hidayah kepada dia, bisa jadi dia akan tergelincir dalam detik-detik terakhir hidupnya. Sebaliknya, apabila ada orang yang seluruh hidupnya dilumuri dengan dosa, tapi apabila kehendak Allah memberikan hidayah kepada dia, maka dia akan selamat dalam detik-detik terakhir hidupnya. Semua bergantung kepada kemurahan Allah. Semuanya sangat bergantung kepada hidayahNya. Allah memberikan hidayah kepada orang-orang yang dikehendakinya, begitupun Dia menyesatkan orang-orang yang dikehendakinya pula.

Lalu apa yang mesti kita lakukan kalau memang semuanya tergantung pada hidayahNya? Apakah kita mesti mengikuti kaum jabariah yang menyerahkan hidup kita sepenuhnya pada kehendak Allah tanpa mau berbuat?

Menurut saya tidak. Sangat mustahil Allah berbuat zalim kepada hambaNya. Dia Maha Tahu siapa yang patut Dia beri hidayah dan siapa yang tidak. Yang wajib kita lakukan adalah mengisi hari-hari kita dengan amal ibadah dan penuhi doa-doa kita dengan permintaan hidayah kepada Allah SWT, agar kita bisa diselamatkan olehNya di dunia dan akhirat. Kita perlu meresapi satu ayat yang penting dari surat Al-Fatihah Ihdina Shiratal Mustaqim; tunjukanlah kami jalan yang lurus.

Semoga Allah memberikan hidayahNya kepada kita semua, amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s